Selasa, 23 Desember 2014

No.teLepon #.episode 2

Waktu seakan tak memberi ampun bagi setiap insan yang menjalaninya,semua terasa cepat berlalu,padahal aku hanya ingin sedikit berlama-lama dengan teman teman SMA ku.tak lama lagi kami akan berpencar ke penjuru kota di indonesia,Arni berencana kuliah di jakarta tepatnya UI(universitas Indonesia)disamping kuliah,ia ingin mewujudkan cita citanya bertemu dengan kaka slank bisa foto bareng kaka slank ,Indra berencana kuliah di bandung ia ingin kuliah jurusan statistik Unpad,disamping itu katanya ia sangat tertarik dengan cewek sunda,Yudi yang berencana masuk tentara, karena ia ingin melanjutkan cita cita ayahnya yang tertunda,Edo yang berencana kerja di malaysia,karena gaji dimalaysia cukup untuk kehidupan sehari-hari dan bisa menginrim sebagian upahnya untuk orang tuanya untuk membeli sawah pak poltak.Yani ingin ke jayapura bersama tantenya,karena orang tua yani tak cukup biaya untuk menyekolahkan Yani,jadi oarng tuanya meminta bantuan kepada tante Yani untuk menyekolahkan Yani katanya.
            Salah satu sahabat baik ku adalah edo,dia orang cukup perrhatian padaku,dia selalu menyisakan rokok untuk ku walau hanya satu batang dia juga sering membantuku mencari ganja,dia mempunyai teman asal aceh yang menjadi bandar ganja di kota sebelah,aku sangat mengapresiasi nya,dulu edo pernah bercerita bahwa suatu hari saat musim panen sawah mereka gagal total saat wabah tikus meyerang,dan hasil panen tidak cukup untuk membiayai kehidupan keluarga mereka,disamping itu hasil panen pun harus di potong 50% atau bayar Rp 400.000 pada pak poltak selaku pemilik sawah,dengan hasil yang sangat minim di tambah potongan sewa yang cukup besar ia dan keluarganya sangat tertekan dengan situasi gagal panen ,di tambah efek dari revolusi 98 harga harga sembako naik drastis,dia bercerita bahwa ibu dan ayahnya tidak sanggup memberi sewa 50% atau membayr Rp 400.000  buat pak poltak,namun pak poltak selaku juragan tanah di desaku itu tak mengasihani mereka,sampai-sampai pak poltak menghina orang tuanya dan  tepat di depan edo,hal yang sangat meyedihkan bagi edo saat ibunya disuruh jadi pelacur saja untuk membayar sisa sewa,atau menyuruh kakaknya edo menjadi pembantu di rumah pak poltak yang duda itu dan tidak di gaji selama 5 bulan ,hal yang sangat mengerikan karena para tetangga pak poltak termasuk aku dan edo tahu betul kalau pak poltak sering membawa wanita tidak di kenal masuk kerumahnya.
            Edo tahu betul bahwa dia tidak begitu pintar,itu terlihat saat edo tak berniat kuliah walau ada jalur undangan dan beasiswa yang cukup untuk menjamin uang kuliah dan biaya sehari-hari edo,namun ia hanya belajar dan belajar supaya bisa lulus dan mendapat ijazah SMA agar ia bisa kerja di malaysia dan menabung supaya bisa membeli sawah milik pak poltak .
aku sangat kagum dengan sahabatku ini,ia selalu mengahantarkan adik perempuannya yang masih kelas 3 SD ke sekolahnya,ia sangat menyayangi adiknya,ia juga berjualan rokok di sekolah,dan untung yang tidak seberapa itu ia berikan pada adik perempuannya,ia tidak pernah jajan disekolah kecuali aku yang mentraktir edo,namun edo tidak memiliki banyak teman karena ia sangat tempramen dan gampang emosi,tak jarang edo terlihat berkelahi sepulang sekolah dengan anak anak ips lainnya,ia juga sudah 3 kali hampir dikeluarkan dari sekolah karena berkelahi namun kelapa sekolah adalah paman nya,sehingga ia tidak dipecat,aku tau betul kekurangan edo,ia cenderung membawa masalah keluarga ke sekolah sehingga ia tidak bisa mengontrol dirinya,hal yang sangat wajar jika ia sering berkelahi disekolah.dia adalah sahabat baikku,meskipun ia tak menganggapku sahabatnya.
Arni adalah juara kelas kami,ia bercita-cita menjadi seorang pakar ekonomi,meskipun semasa SMA jurusan kami adalah IPA namun ia tetap mengejar ambisinya itu,ia memilih jurusan IPA lantaran jurusan IPA diidentik dengan orang pintar,jadi persangian pun bisa membawanya menjadi lebih pintar,alasan yang cukup realistis menurutku.ia juga berambisi bertemu Kaka Slank,terlihat dari poster-poster kamarnya dan stiker-stiker bukanya semuanya tentang Slank,dan Kaka Slank,.
Ia pernah bercerita,ia tak akan berpikir 2 kali jika Kaka Slank memintanya menjadi istri kedua,bahkan istri simpanan,baginya suara serak serak basah Kaka Slank cukup untuk merayunya,syle kaka yang Rock`er sangat dia sukai,baginya Kaka Slank adalah pria sempurna.hal yang sangat berlebihan menurutku.
Indara,menurutku indra adalah seorang pejantan sejati,ia hanya memerlukan waktu tak kurang dari seminngu untuk menaklukkan hati seorang wanita.dan katanya ia hanya memerlukan waktu tak kurang 2 bulan untuk menaklukkan perawan pacar-pacarnya.semua wanita di sekolahku kecuali Arni
 mengakui bahwa Indra adalah pria yang sempurna,dari perkataan cewek cewek di sekolahku indra adalah pria yang putih,tampan,berkarisma,puitis,bersih,stylis,dan romantis ditamabah ia membawa mobil jeep ayahnya kesekolah.ngak heran kalau Indra menjadi pujaan disekolah.
            Ia pernah bercerita suatu saat ia kan menaklukkan 15 perawan ras wanita tercantik di indonesia yaitu gadis-gadis sunda,itu sebabnya ia ingin kuliah di bandung,sarangnya wanita sunda.selain itu ia ingin kuliah di statistik supaya ia bisa bekerja di kementrian perpajakan,ia ingin menjadi seorang yang berjabatan tinggi di kementrian perpajakan dan suatu saat ia akan korupsi semaksimal mungkin dan sebisa mungkin tidak ketahuan.baginya jika bisa korupsi dan tidak ketahuan adalah hal yang luar biasa.
            Yudi sangat bangga jika di panggil “pak komandan”,ia akan membayar segala makanan yang kau pesan,ia kan menghantarkan mu pulang,ia akan menjadi sangat baik dan loyal jika kau memanggilnya “pak komandan” atau “bang komandan” atau “siapp dan”.ia ingin menjadi seorang komandan pasukan.pucaknya adalah menjadi Jendral kopassus.ia ingin memenuhi cita-cita ayahnya yang tertunda.ia pernah bercerita, saat doa makan malam ayahnya menyebut “izin anak ku Yudi ya Allah menjadi seorang jendral yang arif dan bijasksana,izin ia melindungi nusantara negara dan bangsanya,hamba yakin saat ia akan menjadi jendral ia akan menjadi jendral yang mrnjalankan tugas sesuai dengan ajaranMU dan berbakti kepada Nusa dan Bangsa terlebih kepadaMU ya Allah”.mulai saat itu yudi berhenti merokok dan hampir setiap pergi kesekolah ia berjalan kaki dan sepulang sekolah ia selalu berlari.kaktanya ia ingin menempa fisiknya.
            Yani adalah wanita cantik dan sangat hobby bermain gitar,ia berangkat ke Papua karena ia ingin kuliah disana dan dibiayai oleh tantenya.Yani adalah wanita yang tinggi berambut semepai dan modis,ia sangat terlihat anggun saat berjalan,dan terlihat sangat sexy saat melepas dasi dan menaikkan roknya sejengkal di atas lutut mengikat rambutnya sehingga heler putih nya terlihaat jelas.salah satu alasan kenapa indra memacarinya adalah yani sangat di kagumi cowok cowok seantero bumi sidamanik.namun karena keterbatasan ekonomi,ia tak bisa mempermolek dirinya dengan makeup,cowok cowok pocin sering membahas Yani,dan tak jarang mereka mengakui bahwa “Yani sering menjadi bahan Fantasi mereka”.
            Mereka adalah teman baikku,Edo yang selalu menyediakan rokok dan ganja padaku,Arni yang selalu mengajariku saat ujian semeste tiba,Indra yang selalu setia menemaniku kemana saja,yudi yang selalu mau saat aku menyuruh membeli gorengan,dan yani pacarnya indra yang selalu mendengarkan ceramahku.
**********************************************************************************
            Tak terasa bis sudah tiba di siantar,ku lihat si sebeah kanan ku Sheila sedang tertidur lelap,sementara para penumpang lainnya sudah mengemasi barang-barngg mereka,sambil aku berkemas,,,
“heiii sheila,,bangun,, kita udah nyampe”
“ehhhmmmm,,” dia kembali menutup matanya.
“idihhh malah tidur lagi nihh bocah,, bangun bangunn,kita udah nyampe, kita udah di siantar”
“ahhh jangan boong deh lu,baru aja lewat tebing,,”
“seriussannn,,, awasss gua mau lewat,terserah lu mau lanjut tidur apa kagak,, geserr gua mau leawat..”
“ahhh rese lu,”
“ahhh buruannn, busanya udah mau berangkat lagi ni ahhhh ..”
“dekkk dekk,,, kita udah nyampe ini,kalo mau ke medan lagi bayar lagi, jangan kau kira ini hotel,tidur di emperan sana kau,ehhh bang kau bangunkan cewek kau itu,jangan kau kira tempat tidur disini” supir bus mulai menggertak kami dengan nada yang tinggi.
“tuhh kan buruannn, ahhh ellu bikin malu aja” aku mulai mendorong bahu sheila.
“ia ia,,, ini juga udah bangunn” di mulai membuka matanya.
Saat dia membuka matanya, ada hal yang tak bisa ku jelaskan,aku hanya berdiam diri dan terus melihat bola matanya.dan tiba tiba dia melihat ku,dan langsung merapikan kerah bajunya.
“bahhh,,, cepat kalian turun, penumpang udah nungguin ituu, apa mau ke medan lagi?,” hertak pak supir.
Tatapan ku buyar disaat pak supir menggertak dan sheila memperbaiki kerah bajunya.
“ohhh ia pak, maaf” aku minta maaf pada pak supir.
“sejakk kapan aku bapak mu....,cepat kau turun sana”pak supir mulai marah.
Sheila langsung berdiri dan meninggalkan ku, aku pun langsung mengambil ransel ku di bagasi dan langsung turun.saat aku turun kulihat dia sedang duduk di ruang tunggu terminal dan sedang menelefon seseorang.
pahh sheila uda di terminal nihh, papah yang  jemput atau sheila naik angkot?”ternyata sheila sedang menelefon ayahnya.
ya udah ,sheila tunggu di terminal ya pah,di ruang tunnggu,jangan lama-lama ya pah,ohh ia sekalian bawain sheila mie pansit ya,tapi belinya di simpang ampat ya pahh,jangan pake cabe,trus kuahnya di banyakin,dagingnya juga,truss..truss jangan lupa es teh botol nya ”
“hahahaa,, ia pah seperti biasa”
“ohhh,, udah papah beliin,, makasih yahh papah sayang,, yaudah sheila tunggu di terminal yah pah”

Aku menghampirinya,
 “manja banget lu,hahaha,,”
“hahha,, ya ngakk apa-apa dong,bokap gua sendiri kok”
“ehh nama apa sih nama lengkap lu?”
“hahhaa,, lu belum tau?,perkenalin, gua sheila ayunda sembiring”dia menjabatkan tangannya.
“ohhh,  hehee, gua nindo johan turnip” kita saling berjabat tangan.
“lahh kok ngak di panggil Ayunda, atau ayu,atau unda, hahaha”kita mulai akrap dengan suasana.
“tanya aja sama orang-orang, lu juga manggil gua sheila,,”
“pan gua ngak tau,orang-orang manggil lu sheila,lah gua ngikut aja lahh”
“hahaha jadi setelah lu tau nama lengkap gua,lu manggil gua apa?”
“hahaha, ehhhhmmm enaknya apa yahh, biring mungkin hahaha”kita mulai senggol senggolan.
“apaan biring,tapi keren sihh, belum ada orang yang manggil gua biring, hahhaa”
terlihat senyumnya begitu ayu,gejeolak mulai terasa di dada.
“hehehee,, ngomong-ngomong lu pengen ngelanjut dimana?” kita sudah santai banget nggomong nya.
“rencana sih di malang,di UB”
“weehhh, terbaik lah emang, jurusan apa?”
“doa in aja lulus di jurusan pertanian”
“hahahaa, apaan, pertanian, mau jadi petani lu,hahaha”
“ehhh dasar otak kerdus,dangkal banget pemikiran lu,” nada ucapannya sedikit tinggi tapi masih tersirat senyum ayu nya.
“ia..ia becanda, gua juga tau, lagian gua cuman ngetest lu doang,jurusan satra juga ngak selamanya jadi penulis atau sastrawan.”
“tapi, dari arti katanya aja kita lihat , SASTRA, ya udah pastilah karier profesionalnya sastrawan”kita mulai berdebat dalam keharmonisan.
“lahhh juga dong,PERTANIAN, yaudah pasti lah karier profesionalnya petani, hahhaaa,, otak ku ngak otak kerdus lo ya,”.
Tiba tiba pemulung menghampiri kami,,,
“bang, bang,, ada kerdus ngak, buat buram ngitung duit.” Pemulung menghampiri kita.
“ngak ada bang, emang ngitungannya gimana?banyak? sini saya bantu.”
“ohhh, 10 ribu tambah 15 ribu tambah 5 setengah, tambah 30 ribu di bagi tiga,”
“ ohhh,, 15 ribu pak,,”
“ apaan 15 ribu, 15 ribu kali 3 aja 45 ribu,”pemulung sedikit mengerutkan keningnya
“hahahaa,, 20.100 sisa 200 pak.” Sheila menjawab.
“oohhh makasih ya neng cantiikk”
“heheehe sama sama pak,” tampak sheila memberi sebuah senyuman yang tak ihklas,.
Setelah pemulungnya pergi....
“hahaha,, ngakunya nyalonin diri jadi calon sarjana, itung-itungan begitu aja ngak tau,, payahh lu..”
“hahahaha  lu tu seharusnya, dasar otak kerduss” kita mulai dorong dorongan.
“apahhh gua ngak salah denger tuhh, otak lu tuhh otak kerdus,itung itungan gitu aja bisa salah.”
“ ehhh bukan nya gua ngak tau, kalo gua jawab bener nih yahh, apa beda nya gua ame kerdus..”
“maksud lu apaaan ngak nerti gua,,,”
“ehhh si om tadi minta apa buat apa? “
“ehhmmmm ..... hehehee ia ia lu yang menang,” lagi lagi dia memberikan senyuman sok imutnya itu pada ku.
“so???” aku sedikit tersenyum
“otak si om tu yang kerdus hahahahaa” kita tertawa bersama,
“ehhh nin gua mau ke toilet dulu, jagain tas gua yahh,”
“lahh kenapaa...”
“takut dijambret ntar” sepertinya dia tau isi hatiku dan langsung menjawabnya.
Aku hanya menjawabnya dengan senyuman.
Saat dia berdiri,,
“ehhh bokap gua dateng,,  pahh..pahhhh.. sheila disini,,” dia melambaikan tangannya.
“ehh nin, ngak jadi dehh, gua cabut dulu ye,,”dia bergegas
Aku hanya menjawabnya dengan senyuman.
Saat dia pergi, kulihat ada suatu gertakan di bagian belakang tubuhnya,ku lihat pak penjaga tiket pun melihatnya juga.dan saat pak penjaga tiket menyadari aku melihatnya, dia melirikku,kedua bola mata kami saling bertatapan, ia pun melaikkan alis sebelahh kirinya, aku pun tersenyum,dia kembali tertunduk.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar